
Harga minyak melanjutkan kenaikannya di tengah kekhawatiran meningkatnya serangan drone Ukraina yang dapat mengganggu aliran minyak melalui dua pusat ekspor minyak mentah terpenting Rusia di pesisir Baltik.
Harga minyak Brent naik di atas $67 per barel, setelah turun 1,7% pada hari Kamis. Serangan tersebut telah menghentikan operasi di Primorsk, pelabuhan pemuatan minyak utama di wilayah tersebut, serta tiga stasiun pompa yang menyalurkan minyak mentah ke pusat Ust-Luga, ujar seorang sumber yang mengetahui situasi tersebut.
Peningkatan premi risiko ini mengimbangi proyeksi Badan Energi Internasional (IEA) untuk surplus pasokan minyak yang memecahkan rekor tahun depan. Laporan yang lebih pesimistis dari IEA pada hari Kamis menyusul keputusan OPEC+ untuk terus mengembalikan barel minyak yang tidak digunakan ke pasar pada bulan Oktober, meskipun dengan tingkat yang lebih rendah daripada kenaikan sebelumnya.
Pasar minyak terjebak dalam "tarik-menarik" antara fundamental yang bearish dan meningkatnya risiko geopolitik, tulis Citigroup Inc. minggu ini, menegaskan kembali pandangannya bahwa Brent akan jatuh ke level terendah $60-an pada akhir tahun.
Dengan Brent yang dihantam oleh kekuatan yang bersaing, harga semakin terjebak dalam kisaran antara $65 dan $70 per barel. Harga telah bergerak di kisaran tersebut sejak awal Agustus. "Volatilitas mencerminkan perjuangan pasar yang berkelanjutan untuk menyeimbangkan risiko surplus yang terus meningkat dengan ketidakpastian geopolitik yang terus-menerus dan margin produk olahan yang tangguh," kata Ole Hvalbye, analis komoditas di SEB AB. "Sentimen secara umum tetap berhati-hati."(alg)
Sumber: Bloomberg
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...
Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...
Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...
Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...
Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...